Google

Laskar Pelangi

September 30, 2008

Film inspiratif ini berkisah tentang perjuangan anak2 miskin Belitung untuk memperoleh pendidikan. Film yang ceritanya diambil dari novel best seller karya Andrea Hirata, disajikan secara apik. Pemandangannya pun indah sekali, membuat saya ingin berada di sana. Pantainya bersih, indah, dan ombaknya tenang. Pedesaannya pun terlihat begitu nyaman, duhhh beneran pengen kesana deh. Nonton film ini tidak mengecewakan, ga seperti ketika nonton Ayat-Ayat Cinta.

Saya sendiri belum pernah membaca novelnya, tapi kata Aa (Aa dah baca novelnya), filmnya bagus dan lebih rasional dari novelnya. Kalo di novel lebih hiperbola katanya. Pemeran anak2 Belitungnya juga natural sekali, ga kaku kayak kebanyakan pemain sinetron yang baru2. Yang jadi Ikal matanya coklat seperti mata "dy" emoticon. Saya suka pelmnya buka karena salah satu pemerannya punya mata kayak "dy" ya, tapi emang karena pelmnya inspiratif banget. Pesan yang disampaikan adalah: jangan pernah berhenti bercita-cita.

Novel2 karya Andrea Hirata yang lain juga banyak yang suka, terutama Sang Pemimpi. Kalo di jadiin pelm, saya pasti buru2 pengen liat. Hmm.. tapi tergantung juga sih ada barengan apa ga emoticon. Kemaren kebetulan Aa ngajak en nraktir nonton bareng Teteh juga.

Kita nonton ber3. Nontonnya di XXI Boker, tadinya Aa ngajak di Elos, dikiranya yang di Boker lum buka. Elos kejauhan..huhh! Di Bogor makin banyak pilihan tempat nonton. Pelm2nya juga makin bervariasi, ya jadi lebih ngotaan dikit lah emoticon. Overall ni pelm emang layak tonton. Selamat mengantri bagi yang belum nuntun, ga seru kalo liat di rumah emoticon

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here